Selasa, 29 November 2011

Pengadaan Pupuk Bokashi



Bokashi adalah pupuk kompos yang dihasilkan dari proses fermentasi atau peragian bahan organik dengan teknologi EM4 (Effective Microorganisms 4).
Keunggulan penggunaan teknologi EM4 adalah pupuk organik (kompos) dapat dihasilkan dalam waktu yang relatif singkat dibandingkan dengan cara konvensional. EM4 sendiri mengandung Azotobacter sp., Lactobacillus sp., ragi, bakteri fotosintetik dan jamur pengurai selulosa. Bahan untuk pembuatan bokashi dapat diperoleh dengan mudah di sekitar lahan pertanian, seperti jerami, rumput, tanaman kacangan, sekam, pupuk kandang atau serbuk gergajian.
Namun bahan yang paling baik digunakan sebagai bahan pembuatan bokashi adalah dedak karena mengandung zat gizi yang sangat baik untuk mikroorganisme.

Selasa, 22 November 2011

Penanaman Ajir Halwa

Penanaman Ajir penyelematan sumber mata air di desa Tambaagung Ares Kec. Ambunten Kab. Sumenep Jawa Timur







Pemasangan Ajir

Penanaman bibit pohon perlindungan sumber mata air dilaksanakan setelah pelaksanaan penanaman tanda/ajir, pembuatan lubang tanam dan pemberian pupuk kompos.






Survey Sumber Mata Air Nopember 2011



Selasa, 15 November 2011

Penyelamatan Sumber Mata Air 2011

Mulai tanggal 11 Nopember 2011 kegiatan Rehabilitasi Sumber Mata Air di desa Tambaagung Ares Kecamatan Ambunten Kabupaten Sumenep telah mulai dilaksanakan oleh kelompok Tani Halwa.
Adapun kegiatan mulai dari persiapan lokasi, pembersihan lokasi, pembuatan gubuk dan pengadaan ajir serta pupuk organik dilaksanakan oleh kelompok tani Halwa desa Tambaagung Ares Kecamatan Ambunten Kabupaten Sumenep tanpa ada halangan / rintangan yang berarti.
Semoga kegiatan ini dapat selesai dengan semppurna bersama ridha Allah SWT.. amin.

Minggu, 23 Oktober 2011

Pada Hari Jum'at tanggal 21 Oktober 2011 pukul 10.18 WIB Rombongan Petugas Dinas Kehutanan Sumenep memberikan pembinaan pada Kelompok Tani Halwa Tambaagung Ares Ambunten Sumenep. Adapun pembinaan tersebut diberikan kepada pengurus kelompok tani Halwa berkaitan dengan pembenahan administrasi kelompo. Buku-buku administrasi kelompok harus lengkap dan terisi dengan baik sesuai dengan fungsinya masing-masing, ungkap petugas.




Rabu, 12 Oktober 2011

Jual Ikan Nila Hitam

Sedia Nila Hitam siap ekspor pesanan sampai 30 tonm harga ikut pasar, jika minat hubungi: H Yasin 0817740406 atau 087770997575

Selasa, 04 Oktober 2011

Penyuluhan Kelompok oleh Dinas Hutbun Sumenep dan LSM

Pada Hari Selasa Tanggal 04 Oktober 2011 pukul 13.00 WIB anggota kelomok tani Halwa mendapat penyuluhan berkaitan dengan Penyelamatan Sumber Mata Air di desa Tambaagung Ares kec. Ambunten Kab. Sumenep. Adapun sebagai nara sumber adalah Dinas Hutbun Sumenep, UPT Hutbun kec. Ambunten, dan LSM Insani Sumenep. Anggota Kelompok Tani Halwa sangat antusias mengikuti acara tersebut sehingga tidak terasa hingga pukul 16.30 WIB, dengan harapan dapat menambah pengetahuannya berkenaan dengan pentingnya

Selasa, 26 Juli 2011

Pelatihan Petani Penyelamatan Sumber Mata Air

Anggota Kelompok Tani Halwa Tambaagung Ares Ambunten Sumenep sebanyak 30 orang mengikuti Pelatihan Penyelamatan Sumber Mata Air yang diadakan oleh BP-DAS Jatim, Pamekasan dan Dishutbun Sumenep di Hotel Syafari Sumenep.
Pelatihan tersebut dilaksanakan mulai tanggal 24-26 Juli 2011, selama tiga hari peserta diklat harus meninggalkan kegiatan pertanian di rumahnya demi menimba ilmu / belajar kembali berkaitan dengan suksesnya pelaksanaan progran Penyelamatan Sumber Mata Air yang insya-Allah dilaksanakan oleh kelompok tani Halwa.

Kamis, 23 Juni 2011

Cara Menanggulangi Banjir




1. Memfungsikan sungai dan selokan sebagaimana mestinya. Karena sungai dan selokan merupakan tempat aliran air, jangan sampai fungsinya berubah menjadi tempat sampah.

2. Larangan membuat rumah di dekat sungai. Biasanya, yang mendirikan rumah di dekat sungai adalah para pendatang yang yang datang ke kota besar hanya dengan modal nekat. Akibatnya, keberadaan mereka bukannya membantu peningkatan perekonomian, akan tetapi

Faktor-Faktor Penyebab Banjir


Faktor-Faktor Penyebab Banjir


Pada dasarnya banjir itu disebabkan oleh luapan aliran air yang terjadi pada saluran atau sungai. Bisa terjadi dimana saja, ditempat yang tinggi maupun tempat yg rendah. Pada saat air jatuh kepermukaan bumi dalam bentuk hujan (presipitasi), maka air itu akan mengalir ketempat yang lebih rendah melalui saluran2 atau sugai2 dalam bentuk aliran permukaan (run off) sebagian akan masuk/meresap kedalam tanah (infiltrasi) dan sebagiannya lagi akan menguap keudara (evapotranspirasi).

Jenis-Jenis Banjir Indonesia


Jenis-jenis Banjir di Indonesia 

Menurut ahli hidrologi banjir-bajir di indonesia itu dibagi menjadi tiga jenis, antara lain:

1. Banjir karena sungainya meluap

Banjir jenis ini biasanya terjadi akibat dari sungai tidak mampu lagi menampung aliran air yang ada disungai itu akibat debit airnya sudah melebihi kapasitas. Kalo dah kayak gini, airnya itu akan mencari tempat lain (mungkin dah bosan kali airnya lewat situ hehehe…) t

Definisi Banjir

Menurut SK SNI M-18-1989-F (1989) dalam (Suparta (2004) dijelaskan bahwa Banjir adalah aliran yang relatif tinggi, dan tidak tertampung oleh alur sungai atau saluran. Aliran yang dimaksud disini adalah aliran air yang sumbernya bisa dari mana aja. Dan air itu ngeluyur keluar dari sungai atau saluran karena sungai atau salurannya sudah melebihi kapasitasnya. Kondisi inilah yang disebut banjir.

Rabu, 22 Juni 2011

Pengurus Seksi Hutbun

Pengurus Kelompok Tani Halwa

Seksi Hutbun : Rayani


d.
Keanggotaan




-
Jumlah anggota
:
114
org

-
Susunan Pengurus